Kamera Infrared Ujung Kulon

March 6, 2009 at 10:43 pm (Uncategorized) (, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , )

Telah diberitakan bahwa kamera infrared WWF yang dipasang secara tersembunyi di Taman Nasional Ujung Kulon mendapatkan gambar tiga ekor badak Jawa (pejantan, betina, dan seekor anak badak). Potongan video yang dikeluarkan menunjukkan sebuah perilaku unik dimana badak-badak itu berkubang di kubangan-kubangan berbeda. 

Badak Jawa adalah salah satu jenis mamalia yang berada di ambang kepunahan. Hanya 60 individu diperkirakan masih hidup sampai saat ini.

Badak Jawa (atau juga dikenal dengan Badak Bercula Satu) adalah hewan yang sangat pemalu. Setelah 20 tahun mengawasi daerah Ujung Kulon, hanya 2 sampai 3 kali agen WWF berhasil melihat badak dengan cula terkecil dari semua badak ini dengan mata sendiri. Dan hanya 9 individu berhasil ditangkap oleh kamera Infrared yang baru saja dipasang selama satu bulan.

Setelah mendengar kabar ini, ahli-ahli Rhino segera berkumpul di Indonesia untuk membahas langkah yang akan diambil karena populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon mengalami stagnansi yang membahayakan. Ditambah lagi, populasi Badak Jawa di Taman Nasional Cat Tien (Vietnam) diperkirakan tidak akan mengalami pertambahan sama sekali.

Badak Jawa pernah menjadi badak dengan persebaran paling luas di Asia, tetapi sekarang ia berstatus sangat kritis dan hanya bisa ditemukan di taman nasional. Penelitian untuk mengumpulkan pengukuran akurat badak Jawa tidak pernah dilakukan dan bukan prioritas (saat dilakukan penelitian, populasi sudah berada pada titik kritis). Karena resiko mengganggu spesies terancam, badak Jawa dipelajari melalui sampel kotoran dan kamera. Mereka sangat jarang ditemui, diamati atau diukur secara langsung.

Alasan utama menciutnya populasi Badak Jawa adalah perburuan yang dilakukan manusia. Badak Jawa pernah diburu secara besar-besaran oleh manusia karena harga culanya yang sangat mahal.

Kerakusan yang membuat terancamnya kelangsungan suatu spesies. Kesalahan yang sangat sulit untuk diperbaiki.

Kapan manusia akan jera?

Post a Comment