Selamat Jalan, Kartika!
Hari ini saya baru saja mendengar kabar kepergian seorang teman saya, dari seorang sahabat saya. Tentu saja bukan pergi dalam arti meninggal, tetapi pergi dalam arti sebenarnya. Menurut kabar, ia berangkat ke Amerika pada hari awal liburan dan tidak akan kembali ke Jakarta.
Saya mencoba untuk mengenangnya.
Tien Kartika, seorang siswi SMAK 1 yang menjadi teman saya. Ia adalah anggota Klub Biologi yang cemerlang, salah satu orang yang dikirim ke Makassar tahun ini (lihat post sebelumnya). Sebagai seorang siswi, prestasinya sangat bisa dibanggakan. Bahkan saya kadang iri melihat keberhasilnnya di semua bidang pelajaran.
Ketika pertama bertemu, kesan yang ia berikan hanya seperti wanita umumnya. Tubuhnya biasa saja, tidak sexy atau semacamnya. Tinggi badannya rata-rata (tidak seperti Vinnie yang seperti model). Rambutnya panjang, tetapi nampaknya tidak terawat. Tetapi setelah ia mengganti gaya rambutnya, ia menjadi cantiiik (atau mungkin hanya di mata saya). Iguess I got a crush on her. Mungkin ga sich wajah berubah karena gaya rambut berubah? Atau mata saya yang rusak. Sayang, ia sudah memiliki pacar (kalau tidak salah nama pacar dia Denny O) Ya, kembali ke topik!
Semua orang hanya bisa melihat sisi luar dari Kartika. Kartika yang centil, Kartika yang ceria, Kartika yang blak-blakan, Kartika yang mandiri. Tetapi mungkin hanya saya yang melihatnya dengan kacamata berbeda. Saat saya melihat Kartika, yang saya lihat adalah seorang gadis yang kesepian karena tinggal jauh dari orangtuanya, seorang gadis yang menginginkan perhatian, seorang gadis yang tidak mempercayai teman-temannya, seorang gadis yang tidak suka kalah, seorang gadis yang ingin sekali menangis dalam kesedihannya tetapi memaksakan diri untuk tegar dan tersenyum ceria sehingga tidak ada orang yang mengetahui kesedihannya, seorang gadis yang tidak ingin dilihat sebagai orang yang lemah. Saya melihat semua itu melalui mata dia.
Mungkin saya salah… atau mungkin saya benar… saya tidak tahu.
Kartika, apakah kamu seperti itu?
Selamat jalan, Kartika !
Selamat tinggal !
Mungkin kita tidak akan bertemu lagi…
Aku tidak akan melupakanmu, jadi jangan lupakan aku…
Au revoir, ami ! Adios, amigos ! Ciao, amico !
unnamed said,
September 21, 2008 at 11:22 am
tentang tien yg klub bio yah?
budeg said,
December 18, 2008 at 12:05 am
Iya, kok tahu?
Tien Kartika said,
January 3, 2009 at 3:27 pm
who are you?
krn gw orangnya..
budeg said,
January 12, 2009 at 12:05 am
Hehe… lu tanya identitas yang mana nih?
Sorry, sorry, tapi demi kelestarian hidup kami di SMAK 1, identitas harus dirahasiakan dari siapapun.
Udah ada seorang blogger yg ketawan guru gara2 OSIS mulut besar. And we won’t be the next…