Update…

June 15, 2009 at 7:17 pm (Uncategorized)

Wew, nih blog makin terbengkalai.

Maaf ya para pembaca yang menunggu-nunggu (kalo ada).

Ini semua karena anak kelas 3 yang sudah lulus kabur tanpa jejak, meninggalkan blog ini tanpa persiapan dulu bagi anak2 Junior. Jadinya sekarang pengurus lagi kekurangan tenaga kerja, neh!

Blog ini mungkin kembali beroperasi penuh lagi setelah berhasil didapatkan bibit-bibit baru yang akan menggantikan anak2 yang sudah lulus.

Untuk kakak-kakak kelas: SELAMA ATAS KELULUSANNYA!

Goodbye, Bros and Sis!!!

Permalink Leave a Comment

Matilah kau, Chan Kap Luk! Wkwkwk..

April 13, 2009 at 9:15 pm (Kontroversi? Kontroversi! Kontroversi....) (, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , )

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim verifikasi independen menemukan dugaan kuat bahwa David Hartanto Widjaja, mahasiswa Indonesia yang meninggal di Singapura, tewas dibunuh. Tim yang diketuai blogger Iwan Piliang ini menyimpulkan hal itu dari hasil rekonstruksi tim, bukti-bukti tertulis, dan hasil otopsi yang diterima pihak keluarga.

“Hasil otopsi membuktikan bahwa ditemukan 36 luka, 14 di antaranya luka karena pisau, umumnya di bagian tangan, sisanya luka memar termasuk di bagian leher dan luka dalam,” jelas Iwan Piliang kepada wartawan saat jumpa pers di restoran Munik, Matraman, Jakarta, Senin (13/4).

Iwan menjelaskan, hasil otopsi dari pihak kepolisian justru diberikan kepada pihak kampus Nanyang Technology University (NTU) sebelum diberikan kepada keluarga. Padahal, seharusnya hasil otopsi pihak Kepolisian Singapura diberikan kepada pihak keluarga melalui KBRI di Singapura. Hasil otopsi memang sudah dikirimkan kepada pihak keluarga melalui kiriman paket 3 April lalu.

“Kejanggalannya, kenapa hasil otopsi diserahkan dulu ke pihak kampus, sedangkan keluarga saja belum menerima,” katanya.

Ia menjelaskan juga, menurut hasil rekonstruksi kematian David yang dilakukan tim verifikasi, keluarga, dan media dari Indonesia menunjukkan, David itu meninggal karena dibunuh. “Bisa dilihat dari posisi pisau itu jatuhnya 150 meter dari David dan satu lantai di bawah tempat David jatuh, ini menjadi kejanggalan tersendiri,” tegasnya.

Selain itu, bercak darah justru ditemukan di sekitar tempat Profesor Chan Kap Luk, bukan di tempat David menuju jembatan tempat ia menjatuhkan diri. “Jadi, ada dugaan David sempat melakukan pembelaan diri melalui letak bercak darah itu,” jelasnya.

Iwan menjelaskan melalui foto-foto seorang wartawan koran Singapura, Strait Times, rekonstruksi itu dilakukan didampingi oleh intelijen dari KBRI. “Pihak intelijen juga menduga kuat, David 99 persen dibunuh, terutama dengan kejanggalan-kejanggalan, pihak keluarga tak boleh bertemu Presiden NTU dan Profesor Chan Kap Luk apalagi media massa Singapura,” ujar Iwan.

Proses rekonstruksi dan mengumpulkan sejumlah bukti termasuk menemui Profesor Chan Kap Luk dan Presiden NTU Su Guaning juga sudah dilakukan. Selama sepekan, mereka melakukan investigasi independen termasuk mewawancarai sejumlah teman dekat David yang memberi keterangan berbeda-beda.

Sementara itu, menurut ibu David, Lie Khiun, David tak pernah memegang pisau sejak kecil. “Ia tak pernah memasak apapun dengan pisau, kalau makan buah, ia memilih membeli jus daripada mengupas buah. Maka saya tak percaya kalau ia bisa memegang pisau, apalagi menusuk profesor,” kata ibu David dengan mata berkaca-kaca.

Dari keterangan ibu David, menurut Iwan, semakin memperkuat dugaan bahwa David itu memang telah dibunuh.

Sebelumnya diberitakan oleh media massa Singapura bahwa David yang mendapat beasiswa sekolah di NTU diduga akan membunuh profesornya, Chan Kap Luk, dan bunuh diri. Keterangan ini didapat dari Presiden NTU Su Guaning yang dilansir hampir semua media di Singapura. Padahal, proses penyidikan oleh pihak Kepolisian Singapura belum selesai dan belum ada bukti mengarah ke pernyataan Presiden NTU tersebut.

link

Wkwkwk… semua anak SMAK 1 berpikir 2 kali sebelum memutuskan masuk NTU jurusan teknik.

Permalink Leave a Comment

Switch off the lights!!!

March 28, 2009 at 1:58 am (Uncategorized) (, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , )

3292815218_56a050da8d_o

Baru sekitar 2 minggu lalu gw mengetahui yang namanya Earth Hour (maklum, agak ketinggalan berita) yang sudah dilaksanakan sejak 2007, dari temen-temen gw.

Apa sih Earth Hour itu?

link (Indonesia)

link (Internasional)

 Earth Hour intinya adalah sebuah gerakan memberikan setidaknya satu jam demi Bumi kita ini dengan cara menghentikan pemakaian tenaga listrik, sebagai sebuah proses menyadarkan seluruh dunia akan Bumi dan reservasi energi.

Dan Vote for Earth adalah sebuah ajakan untuk memberitahu dunia bahwa Bumi memerlukan pertolongan sekarang juga, dengan berbagai cara yang ada. Anda bisa melihat foto-foto hasil Vote for Earth yang telah dikumpulkan di sini.

So, guys! Berpartisipasilah dalam program ini !

Ikutlah Vote for Earth dengan cara membuat foto, video, blog, lagu, atau mungkin hanya tulisan-tulisan kecil, atau bahkan hanya sekedar shoutout dan mempublikasikannya di media (boleh Youtube, Facebook, Friendster,dll) sehingga semua orang bisa melihatnya.

Atau itu masih terlalu berat? Kalu begitu setidaknya ikutilah program Earth Hour yang akan dilaksanakan hari Sabtu, 28 Maret 2009, tepat jam 20.30 (dimanapun kalian berada), matikanlah semua lampu kalian selama satu jam sampai jam 21.30!

Ingat, satu jam demi bumi!

Satu jam!


Ini bukanlah lagi sebuah event, ini adalah sebuah movement!

Bergabunglah, demi Bumi!

Permalink Leave a Comment

Next page »